Ad
Ad

Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi

Lezatnya Bakso Eso Pakai Usus Sapi, Legendaris di Bali Sejak 1965

TABANAN, 9 Agustus 2026
— Kuliner legendaris tidak selalu hadir dengan sajian yang rumit. Di kawasan Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, ada Bakso Eso yang mempertahankan cita rasa khas sejak 1965. Keunikannya terletak pada penggunaan usus sapi atau eso sebagai salah satu pelengkap utama.

Bakso Eso berada di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Usaha kuliner tersebut pertama kali dirintis oleh almarhum I Wayan Sukarya dan kini telah diteruskan oleh putri sulungnya, Ni Luh Suryantini, bersama suami dan anak-anaknya.

Lebih dari enam dekade bertahan, Bakso Eso tetap mempertahankan resep keluarga yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Berawal dari Gerobak Keliling

Sebelum memiliki tempat berjualan seperti sekarang, I Wayan Sukarya telah berjualan bakso sejak masih remaja. Kala itu, ia menggunakan gerobak dan berkeliling di sekitar kawasan Pasar Baturiti.

Suryantini menceritakan, ayahnya berasal dari Marga Tabanan. Saat remaja, Sukarya merantau ke Baturiti, kemudian menikah dan menetap di daerah tersebut hingga mengembangkan usaha Bakso Eso.

Dari usaha sederhana menggunakan gerobak, kuliner tersebut kemudian berkembang dan mampu bertahan hingga lebih dari enam dekade.

Usus Sapi Jadi Ciri Khas

Nama Bakso Eso tidak terlepas dari penggunaan eso, yakni usus sapi yang menjadi pelengkap khas dalam sajian tersebut.

Berbeda dari bakso pada umumnya yang biasa disajikan dengan tetelan atau pelengkap lain, Bakso Eso memadukan bakso sapi dengan usus sapi dan tetelan. Sajian tersebut juga dilengkapi bubur sebagai bagian dari menu.

Ciri khas tersebut terus dipertahankan hingga generasi penerus. Suryantini berupaya menjaga resep peninggalan sang ayah agar cita rasa Bakso Eso tetap dikenal pelanggan.

Selain bakso sapi dengan usus dan tetelan, warung ini juga menyediakan bakso ayam untuk memberikan pilihan kepada pembeli.

Harga Bakso Kini Rp20 Ribu

Ketika pertama kali dirintis pada 1965, harga satu porsi Bakso Eso disebut hanya Rp5.

Kini, harga satu porsinya telah berubah mengikuti perkembangan zaman. Satu porsi Bakso Eso saat ini dijual dengan harga Rp20 ribu.

Usaha keluarga tersebut juga tidak hanya diteruskan oleh Suryantini. Dari tiga putri I Wayan Sukarya, Suryantini dan adiknya, Ni Kade Suryaningsih, sama-sama melanjutkan usaha bakso keluarga di kawasan Baturiti.

Berjualan di Pasar hingga Sore

Bagi pencinta kuliner yang ingin mencicipi Bakso Eso, penjualannya berlangsung dalam dua lokasi dan waktu.

Setiap pagi, Bakso Eso melayani pelanggan di Pasar Baturiti hingga pukul 11.00 Wita. Setelah itu, aktivitas penjualan dilanjutkan di warung yang berada di sebelah selatan Pasar Baturiti mulai pukul 12.00 hingga 18.00 Wita.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi setiap hari, Suryantini menggunakan sekitar 5 kilogram daging sapi dan ayam.

Bahan baku tersebut diperoleh dari pemasok di wilayah Buleleng dan Denpasar. Pengadaan bahan dari pemasok tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas bahan dan cita rasa Bakso Eso.

Enam Dekade Menjaga Resep Keluarga

Perjalanan Bakso Eso menunjukkan bagaimana sebuah usaha kuliner keluarga dapat bertahan melewati perubahan zaman.

Dimulai dari gerobak keliling pada 1965, usaha tersebut kini diteruskan oleh generasi berikutnya tanpa meninggalkan karakter utama berupa bakso dengan pelengkap usus sapi dan tetelan.

Keberadaan Bakso Eso di Baturiti sekaligus menjadi bagian dari kekayaan kuliner lokal Bali yang memiliki sejarah panjang dan tetap bertahan hingga saat ini.

Baca juga

Berita Terbaru

  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi
  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi
  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi
  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi
  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi
  • Bakso Eso Baturiti, Kuliner Legendaris Bali dengan Isian Usus Sapi

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad