Ketua GEMA INTI DKI Jakarta Vicky Florencego Ikuti Taplai Lemhannas RI Angkatan 74
![]() |
| Ketua GEMA INTI DKI Jakarta mengikuti Taplai Lemhanas RI Angkatan Ke 74 di Aula Lemhanas RI |
Jakarta, 2026 — Ketua GEMA INTI DKI Jakarta, Vicky Florencego, S.Pd., mengikuti Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Angkatan 74. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, kapasitas kepemimpinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Bagi Vicky, keikutsertaan dalam Taplai Lemhannas RI tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk memperluas perspektif dalam melihat berbagai persoalan kebangsaan.
“Taplai Lemhannas RI merupakan kesempatan penting untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, ketahanan nasional, serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Vicky.
Perkuat Wawasan Kebangsaan
Taplai Lemhannas RI menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, ketahanan nasional, serta berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.
Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan peran Vicky sebagai Ketua GEMA INTI DKI Jakarta, khususnya dalam membangun kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Menurutnya, pemahaman terhadap persoalan kebangsaan perlu terus diperkuat agar generasi muda mampu mengambil keputusan dan menjalankan perannya dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas.
Selain memperkaya wawasan, proses pembelajaran tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsa.
Generasi Muda Hadapi Tantangan yang Kompleks
Vicky menilai tantangan Indonesia ke depan semakin kompleks. Perubahan geopolitik global, perkembangan teknologi digital, dinamika ekonomi, serta derasnya arus informasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.
Situasi tersebut membutuhkan kemampuan adaptasi yang diimbangi dengan pijakan nilai kebangsaan yang kuat.
Menurut Vicky, generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Generasi muda tidak cukup hanya memiliki kompetensi, tetapi juga harus memiliki karakter kebangsaan, integritas, dan kesadaran untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Kepemimpinan Harus Diikuti Integritas
Vicky menilai kompetensi profesional saja belum cukup untuk membentuk pemimpin muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Karakter, integritas, kepedulian sosial, dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam membangun kepemimpinan yang memiliki dampak positif.
Karena itu, wawasan kebangsaan perlu menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda. Pemahaman tersebut dapat menjadi landasan dalam menentukan sikap ketika menghadapi perbedaan pandangan, dinamika sosial, maupun berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Semangat tersebut juga menjadi penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Pengetahuan Taplai Diharapkan Diterapkan di Organisasi
Vicky berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti Taplai Lemhannas RI dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.
Ia juga berharap pembelajaran tersebut dapat memperkuat peran GEMA INTI DKI Jakarta dalam mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kepedulian terhadap bangsa, serta keberanian untuk mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasional.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki ruang strategis untuk membangun budaya kolaborasi dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial serta kebangsaan.
Teguhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Sebagai Ketua GEMA INTI DKI Jakarta, Vicky menegaskan komitmennya untuk terus membangun semangat persatuan, toleransi, kolaborasi, dan kepemimpinan generasi muda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keikutsertaannya dalam Taplai Lemhannas RI Angkatan 74 diharapkan menjadi bagian dari proses memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus memperluas kontribusi generasi muda dalam kehidupan kebangsaan.
“Belajar tentang kebangsaan bukan hanya untuk memahami Indonesia, tetapi untuk semakin siap memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” pungkas Vicky.

Posting Komentar